Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Bale Bandung (UNIBBA) menghadiri Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (14/7/2026) secara luring di Aula DP3AKB Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Kampus Aman dan Inklusif melalui Sinergi Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan” ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga layanan, serta organisasi masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.DLP, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak. Selanjutnya, laporan penyelenggaraan disampaikan oleh Anjar Yusdinar, S.STP., M.Si., Kepala Bidang PPA DP3AKB Provinsi Jawa Barat.
Dalam forum tersebut, peserta memperoleh berbagai materi strategis dari para narasumber, di antaranya:
- Dr. Yeni Rospiani, S.S., M.M., Kepala Tim Kerja Penelitian, Pengabdian, Pembelajaran, dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IV, yang membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun kampus yang aman.
- Dr. Ir. Daniel Romi Sihombing, S.H., M.H., Sekretaris Umum Tim Hukum Jabar Istimewa, yang memaparkan aspek perlindungan hukum dan pemenuhan hak perempuan korban kekerasan.
- Sely Martini, Co-Director Visi Integritas Yayasan JaRI, yang memperkenalkan pemanfaatan platform digital untuk mendukung terciptanya ruang aman di lingkungan kampus melalui edukasi, pelaporan, konseling, dan pendampingan korban.
- Diskusi dipandu oleh Zahra Maemunah dari Yayasan Bahtera sebagai moderator.
Keikutsertaan Satgas PPKPT UNIBBA dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam mengimplementasikan kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Sebagaimana diamanatkan dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, perguruan tinggi dituntut menjadi ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan melalui keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika.
Melalui partisipasi dalam forum koordinasi ini, Satgas PPKPT UNIBBA memperoleh pembaruan informasi mengenai strategi pencegahan, mekanisme penanganan, penguatan layanan korban, serta pentingnya membangun jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Penguatan sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas upaya pencegahan kekerasan di lingkungan kampus sekaligus memperkuat budaya saling menghormati, kesetaraan, dan perlindungan hak setiap warga kampus.
Universitas Bale Bandung berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan, melalui penguatan peran Satgas PPKPT, edukasi berkelanjutan kepada sivitas akademika, serta kolaborasi aktif dengan berbagai lembaga dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang bermartabat dan berintegritas.

